Tampilkan postingan dengan label Info Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Gadget. Tampilkan semua postingan

Video Demo BlackBerry Q10

Perangkat BlackBerry Z10 adalah perangkat BlackBerry layar sentuh yang sangat keren dan canggih, namun ada banyak pengguna yang masih setia dengan perangkat BlackBerry dengan tombol fisik...

Karena itu mungkin sebagian dari pengguna yang masih menunggu untuk membeli perangkat BlackBerry 10 hingga perangkat BlackBerry Q10 meluncur ke pasaran. Namun jika diantara anda ada yang masih penasaran dengan perangkat Q10 yang memiliki tombol fisik keyboard QWERTY dan juga layar sentuh ada baiknya kita saksikan dulu demo video nya di bawah ini:



 

BlackBerry Q10 Tidak Lebih Murah dari Z10


Setelah BlackBerry Z10 masuk pasar Indonesia, banyak pihak menanti kedatangan BlackBerry Q10, sebuah ponsel dengan papan ketik fisik yang memakai sistem operasi BlackBerry 10.

Ponsel ini cocok dengan selera pasar Indonesia yang lebih menyukai BlackBerry dengan papan ketik fisik format QWERTY. Namun, konsumen nampaknya harus membayar mahal jika ingin memiliki Q10.

PR Manager BlackBerry Indonesia, Yolanda Nainggolan mengatakan, kisaran harga Q10 akan setara dengan Z10 karena ponsel tersebut menyasar segmen pasar menengah ke atas. Sebagai informasi, di Indonesia, BlackBerry Z10 dibanderol sebesar Rp 6.999.000.

"Kami belum mengetahui harga pastinya, apakah Q10 akan lebih mahal atau lebih murah dari Z10. Tapi yang jelas, ini ponsel premium setara Z10," kata Yolanda di acara penyerahan BlackBerry Z10 kepada pelanggan Telkomsel di Senayan City Jakarta, Rabu (13/3/2013).

Ia juga belum bisa memastikan kapan Q10 akan dirilis secara global. Namun, dari kabar yang beredar di kalangan operator seluler, Q10 akan masuk pasar Indonesia sekitar Mei atau Juni 2013.

Pihak BlackBerry sengaja memamerkan Q10 dalam acara peluncuran sistem operasi BlackBerry 10 di New York, 31 Januari lalu. Menurut Yolanda, ini merupakan usaha BlackBerry untuk membuktikan bahwa perusahaan masih akan memproduksi ponsel dengan papan ketik fisik.

"BlackBerry ingin menunjukan bahwa keypad QWERTY masih ada. Walapun produk BlackBerry 10 yang pertama dirilis adalah full touch screen," ujarnya.

Spesifikasi BlackBerry Q10
Q10 memiliki layar seluas 3,1 inci jenis layar Super AMOLED beresolusi 720 x 720 pixel. Meski disertai papan ketik fisik, layar BlackBerry Q10 mendukung navigasi layar sentuh. Namun, ia tak lagi dibekali trackpad.

Soal desain, BlackBerry 10 punya ketebalan 10,3mm dan bobot 139gram. Panel belakangnya terbuat dari materi sejenis kaca yang disebut glass weave material.

Komponen BlackBerry Q10 diperkuat dengan prosesor TI OMAP 4470 Cortex-A9 1,5GHz dual-core yang didukung dengan RAM 2GB.

BlackBerry belum merilis spesifikasi lengkap BlackBerry 10, termasuk jumlah sensor pada kamera depan dan belakang. Yang jelas, ia mendukung jaringan nirkabel 3G, Bluetooth, NFC, dan memiliki slot MicroSD untuk memperluas kapasitas penyimpanan data.(teknokompas)

HTC Merilis Desire Q dan Desire P


Setelah merilis smartphone kelas atas HTC One, perusahaan asal Taiwan HTC akan menghadirkan dua smartphone terbaru. Bedanya, kedua smartphone ini lebih ditujukan untuk kelas mid-end dan low-end.

Kedua model smartphone droid ini menjalankan OS mobile Android Jelly Bean 4.1 sebagai pengganti dari model Desire SV dan Desire U. Desire P (T326h) termasuk kategori mid-range yang dibekali layar berukuran 4,3-inci beresolusi WVGA serta pada bagian panel belakang yang terbuat dari plastik dibenami kamera utama beresolusi 8 megapiksel dengan flash LED dan prosesor dual-core dengan clock 1 GHz.

Desire P mendapatkan bonus fitur seperti Beats Audio dan slot microSD card sert pada bagian panel depan terpasang kamera sekunder. Smartphone akan dipasarkan di Cina lewat operator China Mobile dengan banderol seharga 365 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 3,5 juta.

Desire Q memiliki spesifikasi yang lebih rendah yaitu layar berukuran 4-inci, namun sama terdapat teknologi Beats Audio juga, dan akan tersedia dalam pilihan warna putih, merah, dan hitam. Desire Q akan dibanderol dengan harga $230 atau sekitar Rp 2,2 juta.

Keduanya akan diluncurkan dalam waktu dekat dan tersedia di China, tapi untuk seri Desire P dan Desire Q akan lebih dahulu menyambangi Taiwan. Hingga kini HTC belum mengkonfirmasi negara lain yang akan disambangi kedua ponsel Android terbarunya.

BlackBerry Z10 Hilang Di Pasaran


MEDAN - BlackBerry, sejak 15 Maret lalu merilis produk teranyarnya, BlackBerry Z10 di Indonesia, dan baru hari ini resmi dilepas ke pasar di Medan, Sumatera Utara.

Namun anehnya, setelah sekira sepekan diedarkan sebelum pelepasan secara resmi, produk teranyar dari pabrikan asal Kanada itu sudah hilang dari sejumlah outlet ponsel.

Pantauan Okezone di sejumlah outlet ponsel, Dummy BlackBerry Z10 sudah dipajang etalase outlet-outlet ponsel. Namun hampir keseluruhan outlet sudah tak memiliki stok, karena telah habis terjual.

Fauzan, petugas outlet Erafone di Plaza Medan Fair Medan mengatakan, sejak kemarin mereka sudah tidak lagi memiliki stok BlackBerry Z10. Ponsel yang dijual dengan harga Rp6.999.000 itu langsung diburu para pengguna gadget, begitu dummy produknya dipajang.

"Stok memang enggak banyak, dua atau tiga hari setelah peluncuran perdana kemarin memang sudah habis. Ini belum masuk lagi stoknya. Kalau yang dipajang itu kan cuma dummy aja,"Jelasnya pada Okezone, Rabu (27/3/2013).

Sementara itu, Rita petugas outlet Okeshop mengakui hal serupa, bahwa baru pertama kali melihat penjualan yang cukup cepat untuk satu produk baru. "Sejak tadi pagi memang sudah tidak kita jual lagi. Enggak tau juga apa karena pembatasan dari BlackBerry. Cuma memang stok enggak ada lagi,"tukasnya.

Anti Hacking
Sementara itu, Senior Country Product Manager BlackBerry Asia Tenggara, BlackBerry Indonesia, Ardo Fadhola saat menggelar launching BlackBerry Z10 di Swiss Bell Hotel Medan, hari ini mengakui adanya kekosongan stok untuk produk barunya itu.

Fitur-fitur yang dihadirkan BlackBerry di Z10, diklaim sangat diminati, karena dapat memenuhi hampir seluruh kebutuhan komunikasi para pengguna smartphone, yang berburu kecepatan dan fitur-fitur inovatif dari sebuah handset.

"BlackBerry Z10 ini kita desain dengan persiapan yang begitu panjang dan melibatkan banyak orang. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan kekinian para pengguna smartphone,” ujar Ardo.

Selain itu, dengan kemampuan multitasking hingga 8 tugas sekaligus, tentunya Z10 menjadi sangat dinanti masyarakat. Apalagi seluruhnya bisa dioperasikan hanya dengan menggunakan tap dengan satu jari. “Jadi wajar saja kalau langsung diserbu masyarakat," jelasnya.

Jaminan Anti Hacking serta Zero Failure System yang diterapkan di Z10 diakui Ardo, juga telah memberikan keyakinan tersendiri bagi konsumen. Dimana, dengan menggunakan teknologi seperti yang digunakan oleh teknologi peralatan rumah sakit dan navigasi yang zero tolerence terhadap kesalahan.

“Sistem pengamanan di Z10 yang kami hadirkan, kami jamin tidak akan mengalami kendala-kendala seperti di BlackBerry terdahulu. Seperti jam pasir yang sering muncul saat proses. Kami pastikan itu tidak ada lagi. Jadi kenyamanan pengguna kami utamakan, Begitu juga dengan keamanan data, meski kami menggunakan platform Java, tapi OS yang kami gunakan di Z10 ini, membuat aktifitas remote dari luar tidak akan berjalan tanpa seizin pemegang handset," tuturnya.

Sementara itu terkait upaya untuk kembali menghadirkan BlackBerry Z10 ke pasar, Adol mengaku kekosongan stok akan segera terpenuhi. "Kalau habis kita tentunya senang. Nanti pasti akan segera kita deliver agar bisa dimiliki masyarakat," tutupnya.